Selasa, 23 November 2010

INISIATIF UNTUK BERBUAT BAIK

Bacaan : Yakobus 2:13-17

Berniat tidak menambah dosa pada masa tuanya, seorang kakek
 memutuskan untuk tidak berhubungan lagi dengan dunia luar dan hanya
 berdiam diri di kamarnya. Hari-harinya diisi dengan memuji Tuhan dan
 membaca firman Tuhan. Ia hanya bisa menikmati dunia luar dari
 jendela kamarnya. Suatu hari, kakek itu melihat-dari jendela
 kamarnya-seorang anak kecil yang sedang menyeberang jalan tepat di
 depan rumahnya. Tiba-tiba beberapa anak berandalan datang
 menghampirinya dan merebut uang si anak kecil. Sayangnya, kakek ini
 tetap hanya melihat tanpa melakukan tindakan apa pun yang dapat
 menyelamatkan anak kecil itu.
 Kadang kita menganggap bahwa saat kita tidak melakukan apa-apa, maka
 kita telah menghindar dari dosa. Yakobus menuliskan pentingnya
 perbuatan baik itu terwujud dalam perbuatan nyata, karena iman tanpa
 perbuatan adalah mati (ayat 17). Yakobus bahkan mencontohkan orang
 yang berkata: "Selamat jalan, kenakanlah pakaian hangat dan makanlah
 sampai kenyang!", tetapi ia tidak memberikan kepadanya apa yang
 perlu bagi tubuhnya, apakah gunanya itu? (ayat 16). Jika kita tahu
 sebuah tindakan itu baik, tetapi tidak kita lakukan, itu sama
 artinya kita telah berdosa (Yakobus 4:17).
 Kenyataannya, banyak orang melihat kejahatan atau hal-hal yang tidak
 baik di sekitarnya memilih untuk diam karena menghindari masalah
 yang lebih besar atau sekadar cari aman. Namun, apakah kita punya
 keberanian untuk berbuat yang seharusnya? Berdiam diri tidak berarti
 menghindari dosa. Sebaliknya, firman Tuhan mengatakan bahwa kita
 berdosa jika tidak melakukan apa-apa, padahal kita tahu bagaimana
 seharusnya berbuat baik --GK
               SEGERALAH AMBIL BAGIAN UNTUK BERTINDAK
       SAAT SEBUAH PERBUATAN BAIK TERBUKA UNTUK KITA LAKUKAN

Yakobus 2:13-17
13  Sebab penghakiman yang tak berbelas kasihan akan berlaku atas
     orang yang tidak berbelas kasihan. Tetapi belas kasihan akan
     menang atas penghakiman.
 14  Apakah gunanya, saudara-saudaraku, jika seorang mengatakan,
     bahwa ia mempunyai iman, padahal ia tidak mempunyai perbuatan?
     Dapatkah iman itu menyelamatkan dia?
 15  Jika seorang saudara atau saudari tidak mempunyai pakaian dan
     kekurangan makanan sehari-hari,
 16  dan seorang dari antara kamu berkata: "Selamat jalan, kenakanlah
     kain panas dan makanlah sampai kenyang!", tetapi ia tidak
     memberikan kepadanya apa yang perlu bagi tubuhnya, apakah
     gunanya itu?
 17  Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai
     perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar