Kamis, 20 Januari 2011

DITOLAK KARENA CEROBOH

Bacaan : Amsal 6:6-11
Nats: Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa hanya akan mengalami kekurangan (Amsal 21:5)

Salah ketik dalam surat lamaran dapat menghilangkan kesempatan memperoleh pekerjaan. Orang yang salah ketik dianggap ceroboh dan dikhawatirkan akan melakukan kecerobohan jika diterima bekerja. Itu hasil survei terhadap 100 eksekutif senior di Kanada pada 2009.  Lebih dari separuh responden menyatakan,satu salah ketik saja dalam daftar riwayat hidup sudah cukup membuat pelamar tersingkir. Sebanyak 28 persen menolak pelamar yang membuat dua kesalahan, dan hanya 19 persen yang masih mau mempertimbangkan lamaran orang yang membuat empat atau lebih kesalahan. Salah ketik yang sering dilakukan, antara lain "Dear Sir and Madman" (seharusnya Madam, sedangkan madman berarti orang gila).


Salomo menegaskan fatalnya konsekuensi yang harus ditanggung oleh orang ceroboh. Orang yang ceroboh dipandang cenderung bekerja tergesa-gesa. Ia bertindak tanpa kecermatan, tanpa perhitungan yang matang, suka mencari jalan pintas, mengabaikan pertimbangan benar atau salah atas cara-cara yang ditempuhnya. Akibatnya, ia mendatangkan kerugian, bagi dirinya dan bagi orang yang mengandalkan pekerjaannya. Dan, biaya untuk menutupi kerugian ini cenderung lebih mahal daripada jika tugas itu dikerjakan secara cermat sejak awal.

Tuntutan kerja bisa jadi menggoda kita untuk bertindak secara ceroboh. Untuk mengatasinya, Salomo mengajak kita belajar dari semut. Mereka pekerja yang rajin dan tekun, penuh inisiatif, tahu apa yang mesti dilakukan tanpa harus disuruh-suruh. Mereka menggunakan sebaik-baiknya setiap kesempatan yang ada, penuh pertimbangan, siap mengantisipasi kebutuhan masa depan.

KECEROBOHAN ITU LEBIH MAHAL
DAN LEBIH MENGURAS ENERGI DARIPADA KECERMATAN

Tidak ada komentar:

Posting Komentar