Kamis, 02 September 2010

YOSAFAT, RAJA YEHUDA

Nama Yosafat artinya adalah "YHWH sudah menghakimi". Ia adalah raja ke 4 dari kerajaan Yehuda dan anak dari Asa. Ibunya bernama Azuba, anak Silhi. Ia menjadi raja Yehuda pada saat berumur 35 tahun dan memerintah kerajaan Yehuda selama 25 tahun, mulai dari tahun 873 BC - 849 BC. Cerita mengenai raja Yosafat dapat kita baca di 1 Raja-raja 22:41-51, 2 Tawarikh 20:31-2 Tawarikh 21:1. Yosafat adalah raja yang benar di mata Tuhan.
Raja Yosafat melihat bahwa karakter suatu bangsa ditentukan oleh kualitas kehidupan penyembahan kita kepada TUHAN. Ia memurnikan karakter bangsa Yehuda dengan cara memurnikan penyembahan bangsanya hanya kepada TUHAN. Ia membuat bangsanya menjauhkan kekejian dari mata TUHAN sehingga TUHAN berkenan kepada raja Yosafat dan rakyatnya.
Pemerintahan raja Yosafat adalah pemerintahan yang membawa pembaruan spiritual bagi bangsa Yehuda. Ia menetapkan agar rakyatnya tidak menyembah kepada Baal-baal, melainkan hanya kepada TUHAN. Lihat 2 Tawarikh 17:3-4.
Beberapa hal yang dilakukan raja Yosafat dalam masa pemerintahannya adalah :
1 Raja-raja 22:47
Dan sisa pelacuran bakti yang masih tinggal dalam zaman Asa, ayahnya, dihapuskannya dari negeri itu.
KJV And the remnant of the sodomites, which remained in the days of his father Asa, he took out of the land.
Di Alkitab kita disebutkan "pelacuran bakti", sedangkan di KJV disebutkan "sodomites". Maka dari pengertian ini, kita mengetahui bahwa saat itu banyak praktek seksual abnormal di kerajaan Yehuda dan pada saat pemerintahannya, raja Yosafat menghapuskan kekejian ini dari bangsanya.
Dari manakah asal mula "sodomites" dan "free seks" ini ?
Perilaku "Sodomites" dan "free seks" ini berasal dari kota Sodom dan Gomorrah. Dan kalau kita teliti lebih dalam lagi ke masa lampau sebelum Sodom dan Gomorrah, maka kita akan menemukan bahwa bentuk perzinahan ini berasal dari Semiramis, silahkan lihat pembahasan tentang Semiramis. Ketika TUHAN menghancurkan kota itu, yang tersisa adalah Lot dan ke 2 anak wanitanya. Kita ketahui bersama bahwa di Kejadian 19 : 30-38, ke 2 anak wanita Lot melakukan perzinahan dan akhirnya melahirkan keturunan bangsa Moab dan Amon.
Perilaku imoral dari ke 2 anak wanita Lot ini, terus menurun kepada keturunannya dan menjadi tradisi di tanah Kanaan, yaitu di Moab dan Amon.
Di 2 Tawarikh 17:3 dikatakan
Dan TUHAN menyertai Yosafat, karena ia mengikuti jejak yang dahulu dari Daud, bapa leluhurnya, dan tidak mencari Baal-baal.
Apakah Baal ?
Di Kamus Alkitab dijelaskan bahwa Baal adalah gelar dewa-dewa penduduk asli tanah Kanaan yang ditentang para nabi TUHAN dalam Perjanjian Lama. Ciri-ciri khasnya ialah menjamin kesuburan. Karena itu Baal sering kali disembah oleh orang Israel sendiri.
Jadi Baal adalah dewa kesuburan penduduk Kanaan.
Penyembahan kepada Baal adalah berhubungan dengan :
1. Pengorbanan anak kepada Baal, lihat Yeremia 19:5.
2. Mencium patung Baal, lihat 1 Raja-raja 19:18.
3. Ritual pelacuran, lihat 1 Raja-raja 14:24.
4. Perzinahan, lihat Hakim 2:13.
Di Hakim 2:13, dijelaskan tentang penyembahan kepada Baal dan Asytoret. Asytoret adalah dewi seksual, kesuburan dan kelahiran bangsa Kanaan. Maka praktek penyembahan kepada Baal adalah juga praktek free seks.
Di Matius 12:22-37, Tuhan Yesus menjelaskan tentang Beelzebul. Beelzebul berasal dari kata "Baal Zebub", dewa bangsa Filistin. "Zebub" artinya adalah lalat. Maka "Baal Zebub" adalah dewa lalat dan di Kamus Alkitab dikatakan sebagai sebutan lain dari Satan.
Dalam Satanisme ( penyembahan kepada Satan ), maka kita akan tetap menemukan bentuk praktek seperti free seks, orgie, sodomites, pengorbanan kepada Satan, dan cium patung. Ritual-ritual ini tidak berubah sejak zaman Perjanjian Lama.
Raja Yosafat membersihkan ritual-ritual ini dari bangsanya. Sehingga kemuliaan TUHAN memenuhi kerajaan Yehuda.
2 Tawarikh 17:10
Ketakutan yang dari TUHAN menimpa semua kerajaan di negeri-negeri sekeliling Yehuda, sehingga mereka tidak berani berperang melawan Yosafat.
2 Tawarikh 17:12
Yosafat makin lama makin kuat, menjadi luar biasa kuat. Di Yehuda ia membangun benteng-benteng dan kota-kota perbekalan.
Ini semua karena raja Yosafat menghancurkan kuil-kuil prostitusi tempat penyembahan kepada Baal dan menjauhkan pelacuran bakti/sodomites.
Di 2 Tawarikh 20:1 - 2 Tawarikh 21:1 menceritakan bahwa pada akhirnya raja Yosafat mengalahkan raja-raja di Moab dan Amon, keturunan dari 2 anak wanita dari Lot. Mengalahkan raja-raja Moab dan Amon, artinya adalah mengalahkan praktek prostitusi di Kanaan yang menjadi ancaman rohani bagi bangsa Yehuda.
Dengan mengalahkan raja-raja Moab dan Amon, artinya juga Yosafat mengalahkan raja-raja porno.
King Jehoshaphat defeats the porn kings.
Tuhan Yesus memberkati

Shalom,
Yeox

Tidak ada komentar:

Posting Komentar